Hai sahabat metro’s,
gimana punya kabar nih..? pasti baik dong yaa.. naahh, setelah beberapa waktu lalu aku udah bahas tenetang PROSESOR, yang disebut-sebut sebagai otaknya komputer, dan di postingan kali ini aku bakal ulas tentang casing sahabat metro's.
oh yaa di rumah pada punya Komputer
dong pastinya, kalo punya jenis casing yang kalian pakai sebagai
wadah semua komponen CPU jenisnya apa?? Apakah mini ITX, Micro ATX, Midd Tower
atau malah Full Tower?? Apapun jenisnya pasti keren.. ya toh..
 |
| Casing Tower(Dazumba) |
Sahabat metro’s
tau gak, kalo ternyata banyak para pengguna Komputer Desktop yang mempunyai
anggapan kalu casing PC itu merupakan komponen yang gak
penting-penting amat. Fungsi casing yang (hanya) dipandang
sebagai wadah komponen PC gak jarang loh sering diremehkan para pengguna
PC karena peran casing yang gak berpengaruh langsung
terhadap Performance PC.
Tanpa disadari,
ternyata casing memiliki peran yang sangat penting. Walaupun
tidak berpengaruh terhadap kecepatan atau Performance PC, casing yang
bagus akan mempermudah anda ketika akan merakit sebuah PC.
Beberapa tahun yang lalu
PC biasanya diletakkan di kotak yang diposisikan secara tidur dan
kemudian monitor diletakkan diatas kotak tersebut. Casing dengan posisi tidur
disebut casing berarsitektur Desktop.
 |
| Casing Desktop |
Casing bertipe Desktop
digunakan pada akhir tahun 1980 hingga tahun 1990-an, yang kemudian berevolusi
dalam bentuk Tower. Casing model tower merupakan Modifikasi
dari Desktop, yang mengubah posisi dari tidur menjadi berdiri. Salah
satu keunggulan dari casing Toweradalah hemat ruang,
dengan desain yang lebih mudah digunakan untuk meng-Upgrade PC. PC
terkini didominasi oleh pengguna casing model Tower.
 |
| Casing Tower(Dazumba) |
Casing tipe
Desktop didisain untuk diletakkan di meja dan tidak Ergonomis
ketika diletakkan di lantai karena posisinya yang lebar, yang sering membuat
orang tersandung.
Meski demikian,
casing model Desktop juga memiliki kelebihan, seperti: Profile
rendah ang cocok digunakan untuk PC Multimedia. Casing
Desktop coco
kditempatkan di bufet atau video stack.
Kekurangan PC
Desktop adalah:
·
Tidak
cocok diletakkan di lantai
·
Keterbatasan
kemampuan Upgrade
·
Layout
di dalamnya membuat perakitan lebih sulit
·
Monitor modern
yang ukurannya lebih besar dari 14” tidak cocok diletakkan di atas casing
desktop
·
Casing
lebih
sulit dibuka
·
Komponen
pengganti yang sulit dicari karena sudah digantikan oleh casing tower
Pengguna casing
tipe tower kini sangat populer karena mudah diletakkan dan di-upgrade.
Casing tower bisa diletakkan di meja maupun di lantai,
serta lebih mudah di-upgrade atau ditamabahi komponen.
Casing merupakan
pondasi PC. Tujuan utama adalah sebagai tempat untuk meletakkan semua
komponen PC seperti: Power Supply, Motherboard, Hardisk dan semua
komponen yang pada umumnya terdapat dalam sebuah PC. Selain itu, sahabat
metro’s dapat memasang beberapa tools tambahan seperti: pendingin,
peredam suara, dan piranti lainnya yang memiliki komponen bergerak pada casing
PC.
Casing yang bagus bisa meng-akomodasi
fungsi-fungsinya dengan baik. Kreteria casing yang baik
adalah kokoh/kuat, sederhana, memiliki lubang komponen yang tepat, ramah
lingkungan(tidak ada bagian casing yang sekiranya dapat
membahayakan makhluk hidup disekitarnya). Selain itu desai casing
yang baik harus fleksibel, sehingga memudahkan untuk mengatur
elastisitas komponen dengan rangka casing.
 |
| Casing Tower (Aero Cool) |
Banyak form
factor yang tersedia untuk casing, yaitu ATX dan BTX. BTX(Balanced
Technology eXtended) memiliki varian yang lebih kecil, seperti: microBTX
dan picoBTX. BTX merupakan platform casing baru untuk
menggantikan ATX dan microATX.
BTX menyadiakan
ventilasi dan pendingin yang lebih baik dibandingkan dengan platform ATX.
Meskipun menggunakan power supply yang sama, BTX tidak kompatibel dengan
ATX.
(Naaaahhh..
sekarang mari kita bahas bersama si platform ATX)
ATX(Advanced
Technology eXtended) merupakan form factor untuk komputer buatan
intel pada tahun 1995. Perancangan ATX pertamakali merupakan indikator
era baru standardisasi ukuran form factor komputer.
ATX menggantikan
AT sebagai form factor standar untuk PC. ATX merupakan
pengembangan dari AT, yang dianggap memiliki kekurangan karena menyulitkan perakit
PC.
ATX memiliki
beberapa versi yang lebih kecil, seperti: MicroATX, FlexATX dan MiniITX. Versi varian
tersebut memiliki standar yang sama, namun hanya ukurannya yang lebih kecil serta
jumlah slot ekspansi yang dipangkas.
Pada tahun
2003, Intel mengumumkan adanya perubahan standar ke BTX sebagai pengganti ATX.
Namun demikian, ATX tetap menjadi standar perakitan di kalangan industri atau
perakit komputer sapi 2007. BTX mulai digunakan, terutama pada PC paketan
dari pabrikan besar, seperti Dell dan HP.
Motherboard ATX ukuran penuh
berukuran 305mm x 244mm(12” x 9.6”). dengan demikian, satu casing
umumnya bisa digunakan untuk meng-akomodasi banyak versi ATX, seperti
MicroATX dan lainnya.
 |
| Casing ATX(Aero Cool) |
(naaahhh.. ATX
sudah, sekarang giliran BTX)
BTX(Balanced
Technology eXtended) merupakan form factor yang digunakan untuk motherboard,
sebagai pengganti form factor ATX yang sudah cukup uzur.
BTX didesain
untuk memecahkan berbagai masalah yang muncul di penggunaan ATX. Selain itu,
penggunaan BTX dilakukan untuk menghadapi tantangan ke depan terhadap munculnya
komponen-komponen baru yang lebih powerful, meskipun dengan konsekuensi
lebih boros daya listrik dan lebih panas.
BTX juga
dikembangkan oleh Intel. Strategi pengembangan produk BTX dipicu oleh
kekhawatiran Intel ketika pengembangan Pentium 4, yang dianggap lebih panas. Demi
menjaga produknya tetap laris, Intel merancang casing BTX, yang
kemudian berhasil memperbaiki dan mendisain ulang Pentium 4 agar tidak banyak
menghasilkan panas, sehingga implementasi BTX sempat dimundurkan oleh
Intel.
Meskipun BTX sempat
tertunda, BTX tetap diimplementasikan. Produsen komputer yang
pertama kali mengimplementasikan form factor BTX adalah Gateway,
Inc. Dari AS, yang kemudian diikuti oleh perusahaan Dell.
 |
| Casing BTX |
(oke,
pembahasan tentang ATX dan BTX sudah, sekarang kita lihat keunggulannya)
Keunggulan BTX
dibandingkan dengan ATX adalah:
Ukuran
yang kecil membantu proses perakitan lebih efisien, terutama jika
komputer diletakkan di Krakatau wadah server.
·
Desain pembuangan
panas yang lebih baik
Layout
BTX
memungkinkan aliran udara yang lebih lurus dengan sedikit halangan, sehingga
aliran udara bisa lebih mendinginkan dibandingkan dengan ATX. Ciri khas BTX
adalah peletakan motherboard secara vertikal di sebelah kiri. Dengan
demikian, maka heat sink dan kipas pendinginakan menghadap ke atas,
bukan menghadap karah slot ekspansi.
·
Perbaikan
struktur desain
BTX menentukan beberapa
lokasi tertentu yang terpisah untuk peletakan hardware, sehingga mengurangi
tekanan di moherboard yang diakibatkan oleh komponen, kipas pendingin,
kapasitor, dsbg.
Bagaimana sahabat metro’s?? Sudah bisakan
membedakan casing yang bagus dan kurang bagus?? Masih bingung?? Nihh..
aku kasih prinsip buat yang mau rakit PC
sendiri tapi masih bingung cara memilih casing.
Langsung saja ini dia beberapa prinsip untuk
memilih casing:
1. Pilihlah
casing dengan ukuran yang sesuai degan form factor motherboard.
Pertimbangkan pula kemungkinan upgrade yang dapat dilakukan
di kemudian hari. Kini sahabat metro’s dapat memilih ATX atau BTX. Satu saat,
(mungkin) Hanya ada pilihan BTX, meskipun kini model ATX masih banyak dijumpai.
Jika sahabat metro’s menghendaki PC berukuran kecil, pilih casing
MicroATX. Pilihlah casing yang memilih jumlah Drive ekspansi
yang lowong(setidaknya ada lebih dari 1 sehingga satu saat sahabat metro’s dapat
menambahkan Drive ekspansi tanpa harus mengganti casing.
2. Setelah
memilih dan membeli casing, lengkapi casing dengan
pendingin tambahan.
3. Pilih casing yang
berongga lapang agar pendinginan lebih efisien. Panas dapat menurunkan
kinerja prosesor, memory(RAM), Drive, dan komponen lainnya; bahkan bisa
merusaknya. Jika suhu dingin, komponen akan stabil dan bisa berumur lebih
panjang.
Nih
aku kasih referensi beberapa Merk casing yang beredar di
pasaran: Akasa, Antec, AOpen, APEVIA, AplusCase, Arctic Cooling, Ark
Technology AeroCool, ASUS, Athena Power, Athenatech U.S.A, ATOP Technology,
Cooler Master, Gigabyte, Corsair, Dazumba, Intel, dan masih banyak yang
belum aku sebutin karena saking banyaknya..
Bagaimana
sahabat metro’s?? Sekarang sudah paham?? Sekian dulu ya postingan kali ini..
semoga bermanfaat bagi banyak orang.. sampai ketemu di postingan selanjutnya..
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.