Pages

About

Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Mei 2014

ULASAN TENTANG CASING CPU

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

          Hai sahabat metro’s, gimana punya kabar nih..? pasti baik dong yaa.. naahh, setelah beberapa waktu lalu aku udah bahas tenetang PROSESOR, yang disebut-sebut sebagai otaknya komputer, dan di postingan kali ini aku bakal ulas tentang casing sahabat metro's.
             
              oh yaa di rumah pada punya Komputer dong pastinya, kalo punya jenis casing yang kalian pakai sebagai wadah semua komponen CPU jenisnya apa?? Apakah mini ITX, Micro ATX, Midd Tower atau malah Full Tower?? Apapun jenisnya pasti keren.. ya toh..
Casing Tower(Dazumba)
Sahabat metro’s tau gak, kalo ternyata banyak para pengguna Komputer Desktop yang mempunyai anggapan kalu casing PC itu merupakan komponen yang gak penting-penting amat. Fungsi casing yang (hanya) dipandang sebagai wadah komponen PC gak jarang loh sering diremehkan para pengguna PC karena peran casing yang gak berpengaruh langsung terhadap Performance PC.

Tanpa disadari, ternyata casing memiliki peran yang sangat penting. Walaupun tidak berpengaruh terhadap kecepatan atau Performance PC, casing yang bagus akan mempermudah anda ketika akan merakit sebuah PC.
Beberapa tahun yang lalu PC biasanya diletakkan di kotak yang diposisikan secara tidur dan kemudian monitor diletakkan diatas kotak tersebut. Casing dengan posisi tidur disebut casing berarsitektur Desktop.
Casing Desktop
         Casing bertipe Desktop digunakan pada akhir tahun 1980 hingga tahun 1990-an, yang kemudian berevolusi dalam bentuk Tower. Casing model tower merupakan Modifikasi dari Desktop, yang mengubah posisi dari tidur menjadi berdiri. Salah satu keunggulan dari casing Toweradalah hemat ruang, dengan desain yang lebih mudah digunakan untuk meng-Upgrade PC. PC terkini didominasi oleh pengguna casing model Tower.
Casing Tower(Dazumba)
Casing tipe Desktop didisain untuk diletakkan di meja dan tidak Ergonomis ketika diletakkan di lantai karena posisinya yang lebar, yang sering membuat orang tersandung.

Meski demikian, casing model Desktop juga memiliki kelebihan, seperti: Profile rendah ang cocok digunakan untuk PC Multimedia. Casing Desktop coco kditempatkan di bufet atau video stack.

Kekurangan PC Desktop adalah:
·        Tidak cocok diletakkan di lantai
·        Keterbatasan kemampuan Upgrade
·        Layout di dalamnya membuat perakitan lebih sulit
·        Monitor modern yang ukurannya lebih besar dari 14” tidak cocok diletakkan di atas casing desktop
·        Casing lebih sulit dibuka
·        Komponen pengganti yang sulit dicari karena sudah digantikan oleh casing tower

Pengguna casing tipe tower kini sangat populer karena mudah diletakkan dan di-upgrade. Casing tower bisa diletakkan di meja maupun di lantai, serta lebih mudah di-upgrade atau ditamabahi komponen.

Casing merupakan pondasi PC. Tujuan utama adalah sebagai tempat untuk meletakkan semua komponen PC seperti: Power Supply, Motherboard, Hardisk dan semua komponen yang pada umumnya terdapat dalam sebuah PC. Selain itu, sahabat metro’s dapat memasang beberapa tools tambahan seperti: pendingin, peredam suara, dan piranti lainnya yang memiliki komponen bergerak pada casing PC.

         Casing yang bagus bisa meng-akomodasi fungsi-fungsinya dengan baik. Kreteria casing yang baik adalah kokoh/kuat, sederhana, memiliki lubang komponen yang tepat, ramah lingkungan(tidak ada bagian casing yang sekiranya dapat membahayakan makhluk hidup disekitarnya). Selain itu desai casing yang baik harus fleksibel, sehingga memudahkan untuk mengatur elastisitas komponen dengan rangka casing.
Casing Tower (Aero Cool)
Banyak form factor yang tersedia untuk casing, yaitu ATX dan BTX. BTX(Balanced Technology eXtended) memiliki varian yang lebih kecil, seperti: microBTX dan picoBTX. BTX merupakan platform casing baru untuk menggantikan ATX dan microATX.

BTX menyadiakan ventilasi dan pendingin yang lebih baik dibandingkan dengan platform ATX. Meskipun menggunakan power supply yang sama, BTX tidak kompatibel dengan ATX.

(Naaaahhh.. sekarang mari kita bahas bersama si platform ATX)
ATX(Advanced Technology eXtended) merupakan form factor untuk komputer buatan intel pada tahun 1995. Perancangan ATX pertamakali merupakan indikator era baru standardisasi ukuran form factor komputer.

ATX menggantikan AT sebagai form factor standar untuk PC. ATX merupakan pengembangan dari AT, yang dianggap memiliki kekurangan karena menyulitkan perakit PC.

ATX memiliki beberapa versi yang lebih kecil, seperti: MicroATX, FlexATX dan MiniITX. Versi varian tersebut memiliki standar yang sama, namun hanya ukurannya yang lebih kecil serta jumlah slot ekspansi yang dipangkas.

Pada tahun 2003, Intel mengumumkan adanya perubahan standar ke BTX sebagai pengganti ATX. Namun demikian, ATX tetap menjadi standar perakitan di kalangan industri atau perakit komputer sapi 2007. BTX mulai digunakan, terutama pada PC paketan dari pabrikan besar, seperti Dell dan HP.

Motherboard ATX ukuran penuh berukuran 305mm x 244mm(12” x 9.6”). dengan demikian, satu casing umumnya bisa digunakan untuk meng-akomodasi banyak versi ATX, seperti MicroATX dan lainnya.
Casing ATX(Aero Cool)
(naaahhh.. ATX sudah, sekarang giliran BTX)

BTX(Balanced Technology eXtended) merupakan form factor yang digunakan untuk motherboard, sebagai pengganti form factor ATX yang sudah cukup uzur.

BTX didesain untuk memecahkan berbagai masalah yang muncul di penggunaan ATX. Selain itu, penggunaan BTX dilakukan untuk menghadapi tantangan ke depan terhadap munculnya komponen-komponen baru yang lebih powerful, meskipun dengan konsekuensi lebih boros daya listrik dan lebih panas.

BTX juga dikembangkan oleh Intel. Strategi pengembangan produk BTX dipicu oleh kekhawatiran Intel ketika pengembangan Pentium 4, yang dianggap lebih panas. Demi menjaga produknya tetap laris, Intel merancang casing BTX, yang kemudian berhasil memperbaiki dan mendisain ulang Pentium 4 agar tidak banyak menghasilkan panas, sehingga implementasi BTX sempat dimundurkan oleh Intel.

Meskipun BTX sempat tertunda, BTX tetap diimplementasikan. Produsen komputer yang pertama kali mengimplementasikan form factor BTX adalah Gateway, Inc. Dari AS, yang kemudian diikuti oleh perusahaan Dell.
Casing BTX
(oke, pembahasan tentang ATX dan BTX sudah, sekarang kita lihat keunggulannya)

Keunggulan BTX dibandingkan dengan ATX adalah:
·        Ukuran lebih kecil
Ukuran yang kecil membantu proses perakitan lebih efisien, terutama jika komputer diletakkan di Krakatau wadah server.

·        Desain pembuangan panas yang lebih baik
Layout BTX memungkinkan aliran udara yang lebih lurus dengan sedikit halangan, sehingga aliran udara bisa lebih mendinginkan dibandingkan dengan ATX. Ciri khas BTX adalah peletakan motherboard secara vertikal di sebelah kiri. Dengan demikian, maka heat sink dan kipas pendinginakan menghadap ke atas, bukan menghadap karah slot ekspansi.

·        Perbaikan struktur desain
     BTX menentukan beberapa lokasi tertentu yang terpisah untuk peletakan hardware, sehingga mengurangi tekanan di moherboard yang diakibatkan oleh komponen, kipas pendingin, kapasitor, dsbg.

     Bagaimana sahabat metro’s?? Sudah bisakan membedakan casing yang bagus dan kurang bagus?? Masih bingung?? Nihh.. aku kasih prinsip buat yang mau  rakit PC sendiri tapi masih bingung cara memilih casing.

Langsung saja ini dia beberapa prinsip untuk memilih casing:

1.     Pilihlah casing dengan ukuran yang sesuai degan form factor motherboard. Pertimbangkan pula kemungkinan upgrade yang dapat dilakukan di kemudian hari. Kini sahabat metro’s dapat memilih ATX atau BTX. Satu saat, (mungkin) Hanya ada pilihan BTX, meskipun kini model ATX masih banyak dijumpai. Jika sahabat metro’s menghendaki PC berukuran kecil, pilih casing MicroATX. Pilihlah casing yang memilih jumlah Drive ekspansi yang lowong(setidaknya ada lebih dari 1 sehingga satu saat sahabat metro’s dapat menambahkan Drive ekspansi tanpa harus mengganti casing.

2.    Setelah memilih dan membeli casing, lengkapi casing dengan pendingin tambahan.

3.  Pilih casing yang berongga lapang agar pendinginan lebih efisien. Panas dapat menurunkan kinerja prosesor, memory(RAM), Drive, dan komponen lainnya; bahkan bisa merusaknya. Jika suhu dingin, komponen akan stabil dan bisa berumur lebih panjang.

Nih aku kasih referensi beberapa Merk casing yang beredar di pasaran: Akasa, Antec, AOpen, APEVIA, AplusCase, Arctic Cooling, Ark Technology AeroCool, ASUS, Athena Power, Athenatech U.S.A, ATOP Technology, Cooler Master, Gigabyte, Corsair, Dazumba, Intel, dan masih banyak yang belum aku sebutin karena saking banyaknya..

Bagaimana sahabat metro’s?? Sekarang sudah paham?? Sekian dulu ya postingan kali ini.. semoga bermanfaat bagi banyak orang.. sampai ketemu di postingan selanjutnya..

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Kamis, 03 April 2014

ULASAN TENTANG PROSESOR dan HEAT SINK

ASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.





  Setelah beberapa hari lalu kita membahas komponen yang bernama MOTHERBOARD. Dan Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang salah satu komponen yang berperan penting juga dalam suatu PC Desktop, not/netbook dan laptop.




            Salah satu komponen penting dalam suatu komputer adalah prosesor, atau lebih tepatnya disebut mikroprosesor, namun sudah terlanjur populer dengan sebutan prosesor. Prosesor yang beredar di pasaran ada 3 buah, walaupun yang terkenal dan mudah dijumpai cuman 2, yaitu: AMD, Intel dan Via. Intel dan AMD adalah buatan dari perusahaan Amerika, sedangkan Via adlah buatan Taiwan(kasian banget nih yang satu gag terkenal, yang sabar ja ya bro...).




            Prosesor sering juga disebut sebagai CPU(Central Processing Unit). CPU merupakan inti dari sebuah PC dan merupakan komponen yang menjadi tempat pemrosesan data, tempat semua instruksi-instruksi diinterpretasikan(bahasanya sok dewa..).


            Prosesor berfungsi memroses semua informasi, baik yang masuk melalui piranti input(misalnya yaa..keyboard, scanner, dsbg) atau yang dikeluarkan melalui piranti output(kalo ini misalnya yaa..printer, speaker, dll). Denagn demikian prosesor menerima dan mengeluarkan intruksi yang harus dimanfaatkan oleh software komputer. Begitu pentingnya komponen ini karena prosesor memengaruhi semua bidang di komputer(gampangannya gan, tanpa ini komputer agan gag akan nyala..).

            Pada umumnya, komputer terkini menggunakan chip yang diproduksi oleh intel atau yang kompatible dengan intel, baik AMD dan Via.

            Satuan kecepatan CPU dinyatakan dengan megahertz(MHz) atau yang lebih besar yaitu gigahertz(GHz). CPU dengan kecepatan 1 MHz mampu menjalankan 1jt tick clock per detik. Semakin besar kecepatan suatu prosesor maka semakin besar pula kecepatan tick clock yang bisa diakomodasi(pada tau gag artinya..?). semakin besar kecepatan maka semakin baik komputer tersebut.. ya jelas dong...

            Tidak salah bila prosesor diartikan juga sebagai otaknya suatu komputer, sebagai tempat mengolah semua informasi.  CPU diletakan dibagian motherboard melalui sebuah socket yang disebut socket ZIF(Zero Insertion Force), yang dapat diartikan sebagai socket yang tidak memerlikan tenaga untuk memasukan prosesor kedalamnya. Aga semua hanya perlu menyesuaikan posisi prosesor dengan socketnya, lalu memasukannya tanpa harus menekannya dengan sekuat tenaga.

            Socket prosesor mempunyai ratusan pin/kaki yang akan dimasukkan kedalam ratusan lubang dengan jumlah yang sama di socket. Walaupun jumlahnya ratusan, anda tak perlu khawatir karena memasukannya gag perlu pakek tenaga sama sekali.

            Beberapa pertanyaan yang muncul ketika agan semua harus memilih yang akan digunakan pada komputer anda, antara lain:

·        Apakah perbadaan sebuah prosesor dengan prosesor lainnya?
·        Apakah kelebihan dan kekurangan masing-masing prosesor?
·        Prosesor manakah yang terbaik?

Secara umum, kita dapat menilai baik semua prosesoryang ada(Intel, AMD, Via). Intel sudah terbukti digunakan oleh banyak pabrikan, demikian halnya dengan AMD dan Via. Semua merk tersebut cukup populer dan handal, dan perbedaannya pun sangatlah tipis.
Sulit untuk mengatakan merk “A” terbaik, sementara lainnya jelek. Setiap merk memiliki segmen pasar tersendiri dengan kualitas relatif sama. Anda dapat membaca review artikel IT di majalah, forum dan bencmark untuk menentukan pilihan prosesor yang akan digunakan . varian tertentu prosesor intel mungkin lebih bai daripada AMD, namun da juga yang sebaliknya.

Yang perlu diperhatikan ketika harus memilih prosesor adalah segmen prosesor yang akan digunakan. Pasar prosesor dibagi menjadi 3, yaitu:
1.     LOW-END( untuk harga <1,5 jt)
Kategori ini merupakan kelas prosesor yang paling rendah. Di Indonesia, jenis prosesor ini merupakan jenis prosesor yang di beli karena sebenarnya spesifikasi dari prosesor ini sudah mencukupi untuk pengerjaan tugas sehari-hari yang dibebankan pada komputer. Akan tetapi, jikaa ingin memperoleh performa yang lebih tinggi, mungkin kategori ini kurang mencukupi.

2.     KELAS MENENGAH( untuk harga bisa 1,5jt – 3jt)
Di luar negri, prosesor jenis ini paling banyak beredar di pasaran. Dibandingkan prosesor low-end, anda dapat melihat perbandingan peforma yang signifikan. Tidak ada ruginya membeli prosesor jenis ini, jika memiliki anggaran yang berlebih.

3.     HIGH-END( untuk harga bisa >3jt)
Pada kategori kelas tinggi ini, kecepatannya sedikit lebih cepat daripada kelas menengah, meskipun tidak terlalu signifikan.

Beberapa fakta yang perlu diperhatikan ketika membeli prosesor, diantaranya:
·        Prosesor paling lambat yang kini beradar di pasaran pada dasarnya cukup untuk menjalankan sistem operasi dan software-software perkantoran. Oleh karenanya jika anda jarang menggunakan komputer untuk aplikasi berat, maka sepintas tidak ada perbedaan yang mencolok antara prosesor mahal dan murah.

·        Prosesor LOW-END murah karena chace-nya kecil. Penggunaan Prosesor low-end untuk aplikasi berat, seperti: multimedia, pengolahan grafik, akses database, atau rendering animasi dan video, akan menunjukan bahwa kemampuan prosesor low-end lebih rendah dibandingkan denagn prosesor high-end.

·        Agan semua disarankan membeli prosesor dalam periode 1 samapi 2 tahun mendatang. Dengan kata lain, upayakan agar prosesor yang dibeli masih dapat digunakan sekurang-kurangnya 1 atau 2 tahun mendatang.

Pada dasarnya masing-masing prosesor memiliki perbedaan yang tipis, yang membedakan satu merk dengan yang lain yaitu arsitektur di dalamnya –pada level rangkaian didalamnya. Walaupun kecil, prosesor merupakan sebuah komponen yang sengat canggih yang dibuat dengan piranti yang ultra modern.
Perbedaan prosesor tersebut berimplikasi pada perbedaan motherboard karena setiap motherboard hanya mampu mengakomodasi satu prosesor. Jika agan memilih jenis prosesor tertentu, maka pilihan motherboard agan akan tergantung pilihan prosesor. Faktor kompatibilitas tersebut merupakan hal penting yang perlu diperhatikan.

Apapun merk CPU yang akan digunakan, agan harus memilih motherboard yang mendukung tipe CPU tersebut. Dengan demikian, agan perlu membeli motherboard lagi atau menukarkan motherboard yang sudah agan beli dengan motherboard yang baru apabila motherboard tidak kompatibel dengan merk CPU.

Sebagai contoh, ketika agan memutuskan untuk memilih prosesor intel, maka agan harus memilih motherboard yang mendukung jenis/spesifikasi CPU jenis intel tersebut, yang socket prosesornya sesuai dengan pin CPU intel. Jika CPU dan motherboard tidak cocok dan dipaksakan masuk, maka akan merusak salah satu atau keduanya(prosesor dan motherboard).

Pemilihan motherboard dan prosesor sangat berkaitan dan berpengaruh pada proses upgrade yang (mungkin) akan dilakukan. Prosesor merupakan komponen yang sengat cepat sekali berkembang. Oleh karena itu, hampir setiap tahun agan bisa mung-upgrade prosesor. Namun demikian, tidak semua prosesor  bisa di­-upgradei dengan socket terkini. Disisi lain, para pembuat prosesor juga membuat arsitektur baru, yang pada akhirnya berimplikasi pada kebutuhan socket yang baru.
B.   HEAT SINK

Prosesor keluaran terkini mengosumsi day yang cukup besar, sekitar 50 – 100 watt. Dari konsumsi tersebut, beberapa pesen diantaranya dibuang sebagai panas. Komputer akan rusak jika panas tidak dihilangkan.

Untuk menghilangkan panas pada prosesor, agan bisa menggunakan alat yang disebut heat sink fan, yang merupakan pendingin komputer. Beberapa pedoman yang dapat menjadi acuan ketika hendak memilih heat sink fan untuk prosesor agan, yaitu:
1.     Pastikan heat sink sesuai dengan  prosesor agan. Pada umumnya, pembelian prosesor menyertakan heat sink sebagai bagian dari paket produk.

2.     Pastikan heat sink bisa dipangkan pada motherboard. Beberapa motherboard tidak kompatible dengan heat sink, tidak memiliki tempat pengait yang kompatibel.

3.     Jalankan heat sink terlebih dahulu untuk mrnuji tingkat kebisingannya. Beberapa heat sink yang bagus dan efektif mengusir panas adalah heat sink yang bersuara bising.

4.     Gunakan gel/jel yang disediakan untuk mengefisienkan proses pembuangan panas dari prosesor menuju heat sink.

Nah.... itulah sedikit ulasan tentang prosesor dan heat sink. Semoga agan memilih yang sesuai kebutuhan ya gan.. yang agan anggap paling baik.
Oke... sekian dulu ya tentang postingan kali ini.. sampai jumpa di postingan selanjutnya.


WASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.

Minggu, 30 Maret 2014

ULASAN TENTANG MOTHERBOARD

Akhirnya kepinginan punya blog sendiri sudah kesampean. Di postingan pertama ane ini gan, ane akan berbagi tips memilih MOTHERBOARD.
1.   PENGERTIAN MOTHERBOARD
Seperti yang diketahui MOTHERBOARD adalah komponen inti dari PC. Sesuai dengan namanya, kata “mother”(=ibu) mengindikasi bahwa motherboard merupakan induk dari semua komponen lainnya, dianggap sebagai tempat penghubung semua komponen yang terdapat pada PC, baik secara langsung maupun tidak langsung.


Motherboard yang agan pilih akan mempengaruhi prosesor yang bisa agan pilih. Pada umumnya, agan perlu menentukan prosesor trlebih dahulu, kemudian pilihlah motherboard yang sesuai dengan prosesor sesuai pilihan agan.

Slot di motherboard juga menentukan jenis VGA Card yang digunakan. Jika motherboard menyediakan slot PCIe, maka agan harus memilih VGA Card dengan antarmuka PCI Express; sementara, jika motherboard hanya memiliki slot AGP untuk VGA Card, maka agan hanya dapat memilih VGA Card jenis AGP.

Motherboard juga menentukan semua port yang dimiliki sebuah computer. Misalnya, agan bias memilih motherboard yang memiliki 2 sampai 4 slot USB, atau yang memiliki serial port dan parallel port. Slot PS/2 untuk keyboard atau untuk mouse, dan sebagainya.

2.   TIPS MEMILIH MOTHERBOARD

Nahhh.. sekarang ane akan kasih tips buat agan yang lagi bingung milih motherboard. Berikut ini beberapa panduan yang dapat digunakan ketika hendak memilih motherboard:
1.     Jika tidak ada kebutuhan khusus, pilih motherboard yang memiliki form factor ATX, kecuali agan berpendapat bahwa di masa depan BTX memang diimplementasikan secara lus oleh industry PC.
2.     Pilih microATX jka menghendaki PC berukuran kecil, dengan segala keterbatasan upgrade arena jumlah slot ekstensi lbh kecil.

3.     Jika agan ingin prosesor Pentium D atau core 2 duo system, pilih motherboard yang mendkung socket 775(socket T). sementara, jika ingin prosesor AMD Athlon 64 X2, pilih motherboard dengan socket AM2. Hal ni juga berlaku untuk pilhan prosesor yang lainnya, pilihlah motherboard yang memiliki slot yang kompatibel dengan prosesor.
4.     Jika menggunakan prosesor intel, pilih motherboard dengan chipset intel(chipset lain yang kompatibel dengan intel juga boleh di gunakan). Untuk prosesor AMD, pilih chipset AMD atau nvidea. Beberapa chipset yang bias dicoba juga adalah: ATI Technologies, S3 Graphics, dan Silicon Integrated System(SiS).
5.     Pastikan prosesor yang agan pilih benar-benar didukung oleh motherboard, artinya tidak berorientasi kepada merk prosesor tertentu (intel atau AMD), amun spesifikasi kepada versi prosesor, misalnya: intel core 2 duo. Konsultasikan hal ini kepada penjaga toko computer atau kepada orang yang lebih menguasaikomputer. Selain itu, agan juga bisa membaca artikel IT di mjalah-majalah computer favorit agan.
6.     Pilih motherboard yang di buat oleh pabrikan terkemuka, yang software drive-nya di-update secara berkala. Hal ini cukup menguntungkan Karena motherboard akan berdayaguna dalamjangka waktu yang lama. Walaupun berganti system operasi, agan bisa menggunakan semua piranti dengan sempurna jika driver tetap di-update, terutama lagi mereka yang banyak menggunakan komponen onboard, seperti VGA dan sound card.
7.     Pastikan motherboard mendukung slot memory sejumlah yang agan inginkan. Misalnya, agan ingin memiliki motherboard dengan memori berkapasitas 2GB. Untuk memperolehnya cari motherboard yang minimal memiliki 2 slot memory agar suatu saat bisa di-upgrade tanpa harus membuang keping memory yang sudah ada.
  1. Perhatikan juga pengaturan BIOS-nya, apakah firmware bisa di-upgrade atau tidak? Dapatkan infonya melalui website motherboard tersebut.
  
Naah.. itu aja dech tips yang bisa ane beri’in.. untuk mempermudah agan dalam pemilihan motherboard, niiihhh.. ane kasih tau beberapa merk motherboard yang ada dalam pasaran..
  • Abit
  • Acer
  • Albatron
  • Aopen
  • ASUS(ASUStek)
  • ASRock
  • Biostar
  • DFI
  • Elitegroup Computer Sytem(ECS dan PCChips)
  • EpoX
  • Evga
  • First international computer
  • Foxconn
  • Gigabyte technology
  • Gumstix
  • Intel
  • Dan masih banyak lagi merk motherboard yang lainya..